Jembatan Riung Gunung di Puncak, Bogor, kembali menarik perhatian setelah foto tangganya viral di media sosial. Banyak orang penasaran dengan tujuan tangga tersebut.
Jembatan itu ternyata menjadi akses menuju Vila Riung Gunung yang berada di balik pepohonan. Bangunan tersebut didirikan sekitar 1955 hingga 1957. Sejumlah sumber menyebut tempat itu berkaitan dengan Presiden Soekarno. Prasasti di lokasi mencatat pembangunan vila berada di bawah pimpinan Soekarno. Arsiteknya disebut bernama Soedarsono.
Riwayat bangunan tersebut tidak berhenti sebagai tempat peristirahatan. Memasuki dekade 1960-an, Vila Riung Gunung pernah berfungsi sebagai Riung Gunung Coffee House. Tempat itu dikelola Hotel Indonesia dan menjadi lokasi persinggahan di jalur Jakarta-Bandung. Foto lama menunjukkan kawasan tersebut pernah menjadi tempat populer untuk menikmati suasana pegunungan.
Keterkaitan dengan Soekarno juga diperkuat catatan sejarah mengenai kunjungan tokoh tersebut. Arsip Nasional Republik Indonesia mencatat Soekarno pernah berada di lokasi bersama Pangeran Norodom Sihanouk. Kunjungan tersebut berlangsung pada Januari 1964. Catatan itu membuat Riung Gunung memiliki nilai sejarah yang lebih kuat.
Memasuki awal 1970-an, fungsi Riung Gunung berubah dan bangunan tersebut kemudian lebih dikenal sebagai vila privat. Aksesnya kini terbatas sehingga masyarakat hanya melihat tangga dari jalan utama.
Kisah jembatan Riung Gunung akhirnya kembali ramai karena bentuknya yang unik dan penuh sejarah. Meski sering dikaitkan dengan cerita misteri, informasi sejarah lebih kuat menunjukkan fungsinya sebagai akses menuju Vila Riung Gunung.






