Bintang Jatuh Ternyata Bukan Bintang, Ini yang Sebenarnya Terjadi

0 0
Read Time:1 Minute, 2 Second

Istilah “bintang jatuh” sebenarnya merujuk pada meteor, bukan bintang yang bergerak atau jatuh dari langit. Meteor merupakan kilatan cahaya dari benda kecil yang memasuki atmosfer Bumi.

Benda tersebut awalnya disebut meteoroid ketika masih berada di luar angkasa. Ukurannya beragam, mulai dari butiran debu hingga batuan kecil. Meteoroid dapat berasal dari pecahan asteroid, komet, Bulan, atau benda langit lainnya.

Ketika meteoroid memasuki atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi, benda tersebut berinteraksi keras dengan molekul udara. Tekanan dan panas membuat material meteoroid serta gas di sekitarnya menjadi sangat panas. Kondisi itu menghasilkan garis cahaya terang yang terlihat seperti benda sedang jatuh.

Sebagian besar meteoroid berukuran kecil akan habis terbakar atau menguap sebelum mencapai permukaan Bumi. Jika sebagian material berhasil bertahan hingga menyentuh tanah, benda tersebut disebut meteorit. Jadi, meteor merupakan fenomena cahaya, sedangkan meteorit adalah material yang berhasil sampai ke permukaan.

Fenomena ini dapat terlihat hampir setiap malam ketika langit cukup gelap. Jumlahnya bisa meningkat ketika Bumi melewati jalur debu yang ditinggalkan komet. Kondisi tersebut menghasilkan hujan meteor, seperti Perseid yang muncul setiap tahun.

Jadi, “bintang jatuh” bukanlah bintang yang benar-benar jatuh menuju Bumi. Cahaya tersebut berasal dari benda kecil yang terbakar atau berpijar saat menembus atmosfer. Tak heran fenomenanya terlihat singkat, tetapi mampu menciptakan pemandangan langit yang menakjubkan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Empat gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026). Fenomena tersebut sempat menimbulkan pertanyaan karena terjadi dalam waktu yang berdekatan. Namun, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG…

    Misteri Pohon Berjalan Socratea exorrhiza, Benarkah Bisa Pindah 20 Meter Setahun?

    Socratea exorrhiza dikenal sebagai “pohon berjalan” karena memiliki akar penopang yang menjulur dari batang seperti kaki. Palem yang tumbuh di hutan hujan tropis Amerika Tengah dan Selatan ini kemudian dikaitkan…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia