Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026, Catat Jadwal dan Wilayah yang Bisa Melihat

0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

Gerhana Bulan sebagian akan menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Fenomena ini menjadi salah satu peristiwa astronomi menarik pada akhir bulan.

Gerhana terjadi ketika sebagian Bulan masuk ke dalam umbra atau bayangan inti Bumi. Pada puncaknya, sekitar 93 persen diameter Bulan berada di dalam bayangan tersebut. Karena itu, fenomena kali ini tergolong gerhana sebagian yang sangat dalam.

Menurut data NASA, gerhana mencapai puncak pada 28 Agustus pukul 04.14 UTC. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia, puncaknya berlangsung sekitar pukul 11.14 WIB. Seluruh rangkaian gerhana berlangsung sekitar tiga jam 18 menit.

Namun, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan gerhana tersebut secara langsung. Fenomena ini terlihat dari wilayah Amerika, Eropa, Afrika, serta sebagian kawasan Asia Barat. Indonesia berada di sisi Bumi yang tidak memungkinkan Bulan terlihat ketika fase utama berlangsung.

Menariknya, bagian Bulan yang masuk bayangan Bumi dapat terlihat lebih gelap dengan semburat kemerahan. Warna tersebut terjadi karena atmosfer Bumi menyaring sebagian cahaya Matahari sebelum mencapai permukaan Bulan. Cahaya merah dan jingga lebih mudah melewati atmosfer dibandingkan cahaya berwarna lebih pendek.

Berbeda dengan gerhana Matahari, gerhana Bulan aman diamati langsung tanpa pelindung mata khusus. Teropong atau teleskop dapat digunakan untuk melihat pergerakan bayangan Bumi dengan lebih jelas. Bagi masyarakat Indonesia, fenomena ini tetap menarik dipantau melalui siaran atau dokumentasi dari wilayah yang mengalami malam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Empat gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026). Fenomena tersebut sempat menimbulkan pertanyaan karena terjadi dalam waktu yang berdekatan. Namun, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG…

    Misteri Pohon Berjalan Socratea exorrhiza, Benarkah Bisa Pindah 20 Meter Setahun?

    Socratea exorrhiza dikenal sebagai “pohon berjalan” karena memiliki akar penopang yang menjulur dari batang seperti kaki. Palem yang tumbuh di hutan hujan tropis Amerika Tengah dan Selatan ini kemudian dikaitkan…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia