Mengapa Inti Bumi Tetap Panas Selama Miliaran Tahun? Ini Penjelasan Ilmiahnya

0 0
Read Time:1 Minute, 3 Second

Inti Bumi memiliki suhu sekitar 5.400 derajat Celsius. Suhu tersebut hampir menyamai permukaan Matahari yang mencapai sekitar 5.500 derajat Celsius.

Panas ekstrem itu merupakan sisa energi sejak pembentukan Bumi sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Saat planet terbentuk, tumbukan benda langit dan pemadatan material menghasilkan energi panas dalam jumlah sangat besar. Sebagian panas tersebut masih tersimpan hingga sekarang.

Selain panas sisa, Bumi terus menghasilkan energi melalui peluruhan unsur radioaktif. Uranium, thorium, dan kalium menjadi beberapa sumber utama panas internal tersebut. Proses peluruhan berlangsung sangat lama sehingga terus memasok energi ke bagian dalam planet.

Tekanan yang sangat besar di pusat Bumi juga membuat inti bagian dalam tetap berada dalam kondisi padat. Lapisan inti terdiri terutama dari besi dan nikel. Suhu tinggi tidak langsung membuatnya mencair karena tekanan di sana sangat ekstrem. Sementara itu, inti luar tetap berbentuk cair.

Panas dari dalam Bumi perlahan bergerak menuju permukaan melalui mantel dan kerak. Perpindahan energi tersebut ikut mendorong proses konveksi di interior Bumi. Pergerakan inti luar juga berperan dalam menghasilkan medan magnet yang melindungi planet dari lingkungan luar angkasa.

Meski terus kehilangan panas, Bumi tidak mendingin dengan cepat karena sumber panas internal masih bekerja. Proses tersebut berlangsung sangat lambat dibandingkan skala kehidupan manusia. Itulah sebabnya inti Bumi tetap sangat panas setelah miliaran tahun.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    NASA Rilis Foto Terbaru Kawah di Bulan akibat Hantaman Roket SpaceX

    NASA merilis gambar terbaru lokasi jatuhnya roket SpaceX di Bulan. Citra tersebut memperlihatkan kawah baru akibat hantaman tahap atas Falcon 9. Gambar diambil Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) pada 11 dan…

    Perlombaan ke Bulan Makin Ramai, Ilmuwan Khawatir Satelit Bumi Jadi Tempat Sampah

    Perlombaan menuju Bulan kembali memanas seiring Amerika Serikat, China, dan perusahaan swasta meningkatkan aktivitas antariksa. Namun, para ilmuwan kini mengkhawatirkan dampak lain dari meningkatnya misi tersebut. Bulan berisiko dipenuhi sampah…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Wang Yi Temui Sugiono, China-RI Perkuat Kerja Sama Energi, Mineral hingga AI

    Wang Yi Temui Sugiono, China-RI Perkuat Kerja Sama Energi, Mineral hingga AI

    EIGER Nature Dorong Ekowisata Berkelanjutan, Hadirkan Petualangan yang Lebih Bermakna

    EIGER Nature Dorong Ekowisata Berkelanjutan, Hadirkan Petualangan yang Lebih Bermakna

    Mengapa Inti Bumi Tetap Panas Selama Miliaran Tahun? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Inti Bumi Tetap Panas Selama Miliaran Tahun? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    QLola by BRI Hadirkan New Experience, Permudah Pengelolaan Keuangan Bisnis

    QLola by BRI Hadirkan New Experience, Permudah Pengelolaan Keuangan Bisnis

    Kehadiran Militer Turki di Suriah Picu Ketegangan, Netanyahu Layangkan Peringatan

    Kehadiran Militer Turki di Suriah Picu Ketegangan, Netanyahu Layangkan Peringatan

    Cerita Jembatan Riung Gunung Puncak Bogor, Ternyata Akses Vila Bersejarah Era Soekarno

    Cerita Jembatan Riung Gunung Puncak Bogor, Ternyata Akses Vila Bersejarah Era Soekarno