0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Avenue of the Baobabs menjadi salah satu destinasi alam paling ikonik di Madagaskar. Lokasinya berada dekat Morondava, wilayah Menabe, di bagian barat negara tersebut. Deretan pohon baobab raksasa berdiri di sepanjang jalan dan menciptakan pemandangan yang sangat khas. Destinasi ini semakin memukau ketika matahari mulai terbenam di balik pepohonan. Cahaya keemasan membuat siluet baobab terlihat dramatis dan menjadi incaran wisatawan maupun fotografer.

Pohon yang mendominasi kawasan tersebut merupakan baobab Grandidier atau Adansonia grandidieri. Beberapa pohon dapat tumbuh mencapai sekitar 30 meter dan diperkirakan telah berusia ratusan tahun. Bentuk batangnya besar dengan cabang unik yang menyerupai akar menghadap langit. Keunikan tersebut membuat baobab menjadi salah satu simbol alam paling dikenal dari Madagaskar. Kawasan ini berada di jalur antara Morondava dan Belo-sur-Tsiribihina.

Sunset menjadi waktu favorit untuk mengunjungi Avenue of the Baobabs. Langit berwarna jingga berpadu dengan siluet pohon raksasa sehingga menghasilkan pemandangan menawan. Sunrise juga menawarkan suasana menarik dengan jumlah pengunjung yang biasanya lebih sedikit. Musim kering antara April hingga November dianggap nyaman karena akses perjalanan cenderung lebih mudah. Periode Juli hingga September menawarkan cuaca yang relatif mendukung, tetapi kawasan dapat lebih ramai.

Wisatawan umumnya menjadikan Morondava sebagai titik awal perjalanan menuju Avenue of the Baobabs. Destinasi ini berjarak sekitar 20 kilometer dari kota tersebut dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan. Jalan menuju kawasan baobab memiliki beberapa bagian yang belum beraspal sempurna. Pengunjung yang mengejar sunset sebaiknya datang lebih awal untuk mendapatkan posisi terbaik. Dengan lanskap uniknya, Avenue of the Baobabs menawarkan pengalaman menikmati matahari terbenam yang sulit ditemukan di tempat lain.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %