Mitos atau Fakta, Benarkah Ikan Oarfish Pertanda Gempa dan Tsunami?

0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Ikan oarfish kerap disebut sebagai “ikan kiamat” karena kemunculannya dikaitkan dengan gempa bumi dan tsunami. Kepercayaan tersebut telah berkembang dalam cerita rakyat Jepang selama bertahun-tahun. Namun, anggapan itu belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Oarfish merupakan ikan laut dalam dengan tubuh panjang menyerupai pita. Spesies Regalecus glesne dapat tumbuh hingga sekitar 11 meter. Ikan ini hidup terutama di perairan dalam hingga sekitar 1.000 meter. Karena habitatnya sulit dijangkau, kemunculannya dekat permukaan menjadi peristiwa yang jarang.

Mitos tersebut berkaitan dengan kepercayaan masyarakat Jepang terhadap kemunculan ikan laut dalam. Oarfish dikenal sebagai ryugu no tsukai atau “utusan istana dewa laut”. Kemunculannya dipercaya membawa pesan mengenai bencana yang akan terjadi. Beberapa kemunculan sebelum gempa kemudian memperkuat anggapan tersebut.

Namun, penelitian ilmiah justru menemukan hasil berbeda. Studi yang diterbitkan Bulletin of the Seismological Society of America menganalisis 336 laporan kemunculan ikan laut dalam. Penelitian tersebut juga membandingkannya dengan 221 kejadian gempa di Jepang. Hasilnya hanya menemukan satu kejadian yang kemungkinan memiliki hubungan. Peneliti menyimpulkan hubungan tersebut belum cukup untuk membuktikan kemampuan prediksi gempa.

Kemunculan oarfish juga dapat dipengaruhi kondisi lingkungan laut. Arus, perubahan suhu, penyakit, atau kondisi fisik tertentu dapat membuat ikan tersebut bergerak ke permukaan. Karena itu, melihat oarfish tidak dapat dijadikan peringatan dini bencana. Masyarakat tetap perlu mengandalkan informasi resmi dari lembaga kebencanaan dan sistem peringatan gempa atau tsunami.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    14 Zona Megathrust Kepung Indonesia, Ini Daftar dan Potensi Gempanya

    Indonesia berada di kawasan tektonik aktif dengan sejumlah zona megathrust sebagai sumber gempa besar. Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 mencatat 14 segmen megathrust. Jumlah tersebut bertambah dari 13…

    Bintang Jatuh Ternyata Bukan Bintang, Ini yang Sebenarnya Terjadi

    Istilah “bintang jatuh” sebenarnya merujuk pada meteor, bukan bintang yang bergerak atau jatuh dari langit. Meteor merupakan kilatan cahaya dari benda kecil yang memasuki atmosfer Bumi. Benda tersebut awalnya disebut…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun, Trump Perintahkan Bendera AS Setengah Tiang

    Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun, Trump Perintahkan Bendera AS Setengah Tiang

    Turis Membludak ke Korea Selatan Berkat K-Culture, Wisata Sejarah Masih Sepi

    Turis Membludak ke Korea Selatan Berkat K-Culture, Wisata Sejarah Masih Sepi

    Mitos atau Fakta, Benarkah Ikan Oarfish Pertanda Gempa dan Tsunami?

    Mitos atau Fakta, Benarkah Ikan Oarfish Pertanda Gempa dan Tsunami?

    KKI 2026 Bukukan Penjualan Rp177,21 Miliar, UMKM Indonesia Makin Berdaya Saing

    KKI 2026 Bukukan Penjualan Rp177,21 Miliar, UMKM Indonesia Makin Berdaya Saing

    Komite Parlemen Iran Setujui Tarif Kapal di Selat Hormuz, Berlaku untuk Negara yang Diizinkan Melintas

    Komite Parlemen Iran Setujui Tarif Kapal di Selat Hormuz, Berlaku untuk Negara yang Diizinkan Melintas

    Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Khutbah Jumat Dipangkas dan F1 Terancam

    Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Khutbah Jumat Dipangkas dan F1 Terancam