Arkeolog menemukan makam berusia sekitar 2.400 tahun di dekat kota kuno Aspendos, Turki. Makam tersebut diduga milik seorang atlet profesional, kemungkinan seorang pegulat. Temuan ini berasal dari kompleks pemakaman kuno yang baru teridentifikasi.
Makam itu berbentuk sarkofagus batu model kotak dan berisi kerangka manusia. Arkeolog juga menemukan sejumlah artefak, termasuk koin perak di dalam makam. Koin tersebut menampilkan gambar dua pegulat yang sedang berhadapan. Temuan itu menjadi salah satu alasan munculnya dugaan tentang identitas penghuni makam.
Namun, para peneliti belum memastikan bahwa kerangka tersebut benar-benar milik seorang pegulat. Mereka masih membutuhkan bukti tambahan dari pemeriksaan kerangka dan artefak lainnya. Salah satu petunjuk yang dapat diperiksa adalah tanda cedera khas akibat aktivitas olahraga. Karena itu, identitas penghuni makam masih bersifat dugaan ilmiah.
Aspendos sendiri dikenal sebagai kota penting pada masa Yunani kuno. Kota tersebut memiliki fasilitas olahraga, termasuk stadion berkapasitas sekitar 8.000 penonton. Gulat juga menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki peran penting dalam budaya setempat. Koin bergambar pegulat bahkan dicetak di Aspendos selama berabad-abad.
Penemuan makam ini memberikan gambaran mengenai kehidupan atlet pada masa klasik. Artefak yang ditemukan juga memperlihatkan kuatnya hubungan antara olahraga dan identitas masyarakat Aspendos. Para arkeolog masih melanjutkan penelitian untuk mengungkap identitas penghuni makam tersebut. Jika bukti baru ditemukan, dugaan mengenai seorang pegulat kuno dapat memperoleh kepastian lebih kuat.







