Menlu Iran Tuding Israel Ganggu Kesepakatan Gencatan Senjata dengan AS

0 0
Read Time:57 Second

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Israel aktif menghambat upaya diplomasi Teheran dan Amerika Serikat. Araghchi menyebut Israel sebagai penghalang utama tercapainya kesepakatan gencatan senjata permanen. Pernyataan tersebut disampaikan ketika hubungan Iran dan AS kembali memanas.

Araghchi menilai tindakan Israel telah mengganggu proses diplomatik yang sebelumnya membuka peluang penyelesaian konflik. Iran dan AS sebelumnya menyepakati kerangka sementara untuk menghentikan permusuhan. Kesepakatan tersebut juga memberikan ruang bagi pembahasan lanjutan terkait isu Selat Hormuz.

Namun, proses negosiasi kini menghadapi kebuntuan. Amerika Serikat menolak memperpanjang kesepakatan sementara yang berlaku selama 60 hari. Washington dan Teheran juga memiliki perbedaan mengenai isi serta pelaksanaan kesepakatan tersebut. Kondisi itu membuat peluang tercapainya perjanjian baru semakin sulit.

Ketegangan turut meningkat setelah Iran mengancam mengambil langkah militer jika diplomasi tidak menghasilkan kemajuan. Seorang pejabat Iran mengatakan Teheran dapat meningkatkan tekanan terhadap blokade laut AS. Iran juga mempertahankan penutupan Selat Hormuz hingga tuntutannya dipenuhi.

Kebuntuan diplomasi tersebut mulai berdampak pada pasar energi internasional. Harga minyak Brent naik menjadi sekitar 91,07 dolar AS per barel pada Selasa. Investor khawatir konflik berkepanjangan mengganggu pasokan energi melalui kawasan Teluk. Perkembangan diplomasi Iran, AS, dan Israel kini menjadi perhatian utama pasar global.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang tiga tanker minyak mentah Iran pada Sabtu (5/9/2026). Serangan tersebut dilakukan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah…

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Hubungan Jepang dan Rusia kembali memanas setelah sebuah monumen perang kontroversial diresmikan di Khabarovsk, Rusia Timur Jauh. Monumen tersebut dibuat untuk memperingati kemenangan Uni Soviet atas Jepang dan berakhirnya Perang…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia