Perlombaan ke Bulan Makin Ramai, Ilmuwan Khawatir Satelit Bumi Jadi Tempat Sampah

0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Perlombaan menuju Bulan kembali memanas seiring Amerika Serikat, China, dan perusahaan swasta meningkatkan aktivitas antariksa. Namun, para ilmuwan kini mengkhawatirkan dampak lain dari meningkatnya misi tersebut. Bulan berisiko dipenuhi sampah buatan manusia jika tidak ada aturan pengelolaan yang lebih jelas.

Kekhawatiran itu kembali mencuat setelah bagian atas roket Falcon 9 SpaceX menghantam Bulan pada 5 Agustus 2026. Benda berbobot sekitar empat ton tersebut jatuh dekat Kawah Einstein dengan kecepatan sekitar 5.400 mil per jam. Tabrakan itu menghasilkan kawah baru dan semburan material dari permukaan Bulan.

Peristiwa tersebut bukan sekadar kecelakaan antariksa biasa. Space.com mencatat lebih dari 3.000 benda buatan manusia sudah berada di permukaan Bulan. Sebagian merupakan perangkat bersejarah, termasuk modul Apollo dan wahana penjelajah dari berbagai negara. Namun, sebagian lainnya merupakan sisa misi yang tidak direncanakan untuk menjadi peninggalan permanen.

Masalahnya, aktivitas eksplorasi Bulan diperkirakan semakin meningkat dalam beberapa tahun mendatang. NASA menargetkan pendaratan astronaut berikutnya melalui program Artemis. China juga mengembangkan sistem untuk mengirim astronaut ke Bulan sebelum 2030. Persaingan tersebut membuat kebutuhan pengelolaan lingkungan Bulan semakin mendesak.

Para ilmuwan menilai aturan internasional perlu mengikuti perkembangan eksplorasi tersebut. Traktat Luar Angkasa 1967 sudah mengatur pencegahan kontaminasi berbahaya. Namun, aturan tersebut belum memberikan ketentuan rinci mengenai sampah di permukaan Bulan. Tanpa pengelolaan lebih baik, Bulan bisa menghadapi persoalan baru sebelum era eksplorasi permanen benar-benar dimulai.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Makam 2.400 Tahun di Turki Diduga Milik Pegulat, Temuan Koin Jadi Petunjuk Utama

    Arkeolog menemukan makam berusia sekitar 2.400 tahun di dekat kota kuno Aspendos, Turki. Makam tersebut diduga milik seorang atlet profesional, kemungkinan seorang pegulat. Temuan ini berasal dari kompleks pemakaman kuno…

    AI Berhasil Rancang 16 Virus Baru untuk Melawan Bakteri Kebal Antibiotik

    Para ilmuwan berhasil menggunakan kecerdasan buatan untuk merancang virus baru yang dapat membunuh bakteri tertentu. Virus tersebut merupakan bakteriofag, yaitu virus yang secara khusus menyerang bakteri. Penelitian ini dilakukan tim…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Iran Tolak Gencatan Senjata Sementara, Maunya Perang dengan AS Benar-Benar Berakhir

    Iran Tolak Gencatan Senjata Sementara, Maunya Perang dengan AS Benar-Benar Berakhir

    Bromo Kembali Dibuka Besok Setelah 13 Hari Ditutup akibat Karhutla

    Bromo Kembali Dibuka Besok Setelah 13 Hari Ditutup akibat Karhutla

    Perlombaan ke Bulan Makin Ramai, Ilmuwan Khawatir Satelit Bumi Jadi Tempat Sampah

    Perlombaan ke Bulan Makin Ramai, Ilmuwan Khawatir Satelit Bumi Jadi Tempat Sampah

    Kemendag Catat Penjajakan Bisnis UMKM Tembus Rp5,95 Triliun hingga Juli 2026

    Kemendag Catat Penjajakan Bisnis UMKM Tembus Rp5,95 Triliun hingga Juli 2026

    Menlu Iran Tuding Israel Ganggu Kesepakatan Gencatan Senjata dengan AS

    Menlu Iran Tuding Israel Ganggu Kesepakatan Gencatan Senjata dengan AS

    Harga Hotel Uni Emirat Arab Anjlok hingga 75 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

    Harga Hotel Uni Emirat Arab Anjlok hingga 75 Persen Imbas Konflik Timur Tengah