Spanyol diprediksi menjadi negara dengan kunjungan wisatawan internasional terbanyak di dunia pada 2040. Proyeksi tersebut menempatkan Prancis di posisi kedua.
Studi bersama Deloitte dan Google memperkirakan Spanyol dapat menerima 110 juta wisatawan per tahun pada 2040. Sementara Prancis diproyeksikan menerima sekitar 105 juta wisatawan. Secara global, jumlah perjalanan wisata diperkirakan mencapai 2,4 miliar pada tahun tersebut.
Prediksi tersebut muncul setelah pertumbuhan pariwisata Spanyol menunjukkan tren kuat. Pada 2025, Spanyol menerima 96,8 juta wisatawan internasional. Jumlah tersebut meningkat 3,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Spanyol bahkan memperkirakan kunjungan bisa mencapai 100 juta wisatawan sepanjang 2026.
Daya tarik Spanyol tidak hanya berasal dari pantai dan cuaca hangat. Negara tersebut memiliki kekayaan budaya, kuliner, kota bersejarah, serta beragam destinasi alam. Data Eurostat juga menunjukkan Spanyol mencatat jumlah malam menginap wisatawan tertinggi di Eropa pada 2025.
Di sisi lain, pertumbuhan wisata membawa tantangan berupa overtourism. Barcelona, Kepulauan Balearic, dan Kepulauan Canary menghadapi keluhan terkait kepadatan wisatawan. Sejumlah wilayah mulai menerapkan aturan untuk mengendalikan dampak pariwisata terhadap masyarakat lokal.
Prancis sendiri masih memegang posisi teratas berdasarkan jumlah wisatawan internasional pada 2025. Negara tersebut menerima sekitar 102 juta wisatawan. Namun, tren pertumbuhan Spanyol membuat persaingan keduanya semakin menarik menuju 2040.






