Kawasan sekitar Koloseum di Roma, Italia, kini ditetapkan sebagai zona merah keamanan. Kebijakan tersebut diberlakukan setelah meningkatnya kasus kriminal di kawasan wisata populer tersebut.
Zona merah mulai diberlakukan pada akhir Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga 24 Desember 2026. Polisi akan meningkatkan patroli selama 24 jam, dibantu personel militer. Petugas juga memiliki kewenangan lebih besar untuk mengusir orang yang dianggap mengganggu keamanan.
Langkah tersebut diambil setelah terjadi sejumlah insiden kriminal di sekitar Colosseum. Pada Juli lalu, sekitar 50 anak muda dilaporkan menyerang polisi menggunakan kembang api. Selain itu, pencurian dan pencopetan terhadap wisatawan juga menjadi perhatian aparat.
Wisatawan tetap diminta berhati-hati meski penjagaan diperketat. Seorang turis bahkan mengaku melihat perempuan menjadi korban pencopetan di sekitar lokasi. Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan wisata lain di pusat Roma.
Zona merah tidak hanya berlaku di sekitar Colosseum. Area sekitar Stasiun Termini, Basilika Santo Petrus, dan Basilika Santa Maria Maggiore juga mendapat tambahan pengamanan. Kawasan tersebut memiliki arus wisatawan tinggi sehingga dinilai membutuhkan perhatian khusus.
Bagi wisatawan yang berkunjung, kewaspadaan tetap penting meski terdapat banyak petugas keamanan. Barang berharga sebaiknya disimpan di tempat yang sulit dijangkau dan tas selalu diawasi. Wisatawan juga disarankan menghindari situasi berdesakan yang dapat dimanfaatkan pencopet.






