Fenomena Langit September 2026: Hujan Meteor hingga Harvest Moon

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

September 2026 menghadirkan sejumlah fenomena langit menarik yang dapat diamati dari Bumi. Peristiwa tersebut mencakup hujan meteor, konjungsi Bulan, dan Harvest Moon.

Awal bulan dibuka dengan puncak hujan meteor Aurigid pada 1 September. Fenomena ini aktif hingga 5 September dengan sekitar enam meteor per jam. Pengamatan terbaik membutuhkan lokasi gelap dengan minim polusi cahaya.

Pada 6 hingga 7 September, Bulan sabit akan tampak berdekatan dengan Mars. Fenomena tersebut dapat diamati menggunakan mata telanjang jika kondisi langit mendukung. Selanjutnya, hujan meteor September Epsilon-Perseid mencapai puncaknya sekitar 9 September.

Fase Bulan baru terjadi pada 10 September. Kondisi langit yang lebih gelap dapat membantu pengamatan objek langit yang redup. Pertengahan bulan juga menghadirkan pertemuan Bulan dengan beberapa objek langit, termasuk Antares dan kawasan rasi Sagittarius.

Venus menjadi salah satu objek paling menarik pada September. NASA menyebut Venus mencapai kecerlangan puncak pada 18 September. Planet tersebut akan tampak sangat terang di langit barat setelah Matahari terbenam.

Fenomena berikutnya adalah ekuinoks September pada 22 September menurut NASA. Saat ekuinoks, Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Peristiwa tersebut menandai awal musim gugur di belahan Bumi utara.

Puncak fenomena bulan ini terjadi pada 26 September dengan kemunculan Harvest Moon. Bulan purnama tersebut akan tampak dekat dengan Saturnus dan Neptunus. Saturnus dapat dilihat tanpa alat, sedangkan Neptunus membutuhkan teropong atau teleskop.

Selain itu, hujan meteor Daytime Sextantid mencapai puncaknya sekitar 27 September. Sebagian fenomena dapat diamati dari Indonesia, tetapi waktu pengamatan bergantung lokasi. Cuaca cerah dan langit minim cahaya menjadi faktor penting untuk menikmati fenomena tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

    NASA resmi meluncurkan Nancy Grace Roman Space Telescope pada Minggu (30/8/2026). Teleskop tersebut meluncur menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Kennedy Space Center, Florida. Roman akan meneliti materi gelap, energi…

    Foto “Ubur-Ubur” di Mars Viral, Ini Penjelasan Ilmiah NASA Curiosity

    Foto aneh dari Mars kembali menjadi perhatian setelah menampilkan objek yang tampak seperti ubur-ubur. Gambar tersebut diambil rover Curiosity NASA pada 20 Agustus 2023. Foto itu baru ramai diperbincangkan setelah…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Mojtaba Khamenei Ancam AS, Iran Siapkan Balasan setelah 4 Warga Tewas

    Mojtaba Khamenei Ancam AS, Iran Siapkan Balasan setelah 4 Warga Tewas

    Gunung Tambora Ditutup Total, Empat Jalur Pendakian Dilarang akibat Risiko Karhutla

    Gunung Tambora Ditutup Total, Empat Jalur Pendakian Dilarang akibat Risiko Karhutla

    Fenomena Langit September 2026: Hujan Meteor hingga Harvest Moon

    Fenomena Langit September 2026: Hujan Meteor hingga Harvest Moon

    Peluang Bisnis Sabun Homemade, Ini Langkah Awal dan Cara Memulainya

    Peluang Bisnis Sabun Homemade, Ini Langkah Awal dan Cara Memulainya

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran