Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

0 0
Read Time:1 Minute, 17 Second

Jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Pulau Jeju, Korea Selatan, mulai menurun setelah maraknya rumor kasus orang hilang. Narasi tentang “Jeju horror story” menyebar luas melalui media sosial. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran menjelang musim wisata musim gugur.

Asosiasi Pariwisata Jeju mencatat kunjungan wisatawan domestik pada 1-29 Agustus turun 1,9 persen. Padahal, jumlah kunjungan sempat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya hingga pertengahan Agustus. Penurunan semakin terlihat setelah penemuan jasad Jang Mi-ran pada 24 Agustus.

Jika dibandingkan periode yang sama berdasarkan hari, penurunannya bahkan mencapai 5,4 persen. Jeju menerima 202.234 wisatawan domestik pada 24-29 Agustus 2026. Sementara periode pembanding tahun sebelumnya mencapai 213.706 wisatawan. Penurunan harian kemudian meningkat hingga mencapai 10 persen pada Sabtu.

Kekhawatiran publik muncul setelah empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dalam tiga hari. Polisi belum menemukan bukti yang menghubungkan kasus-kasus tersebut dengan tindak kriminal. Namun, kasus-kasus berbeda tersebut ramai dibagikan secara bersamaan di internet. Informasi yang belum terverifikasi kemudian memunculkan narasi seolah Jeju menjadi pulau berbahaya.

Pemerintah Provinsi Jeju meminta masyarakat menghentikan penyebaran informasi yang belum terbukti. Pemerintah juga membentuk sistem respons khusus bersama kepolisian dan pemadam kebakaran. Penguatan CCTV, penerangan, serta pemantauan berbasis kecerdasan buatan turut disiapkan. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan keamanan sekaligus memulihkan kepercayaan wisatawan.

Meski kunjungan domestik menurun, dampaknya terhadap pemesanan perjalanan belum terlihat besar. Sejumlah agen perjalanan menyebut belum terjadi pembatalan dalam skala signifikan. Wisatawan asing juga belum menunjukkan penurunan serupa. Data resmi Jeju mencatat kunjungan wisatawan asing justru meningkat 8,7 persen dalam periode bulanan yang tercatat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Thailand Perketat Pengawasan Turis Asing, Pelanggar Bisa Dideportasi

    Thailand mulai memperketat pengawasan terhadap wisatawan asing yang melanggar aturan atau mengganggu ketertiban umum. Pemerintah memberlakukan aturan deportasi baru mulai 28 Agustus 2026. Kebijakan tersebut memberikan prosedur yang lebih jelas…

    Pariwisata NTT Mulai Normal Pascagempa, Kemenpar Siapkan Destinasi Baru

    Aktivitas pariwisata di Nusa Tenggara Timur mulai kembali normal setelah gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Kondisi tersebut terutama terlihat di Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

    NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

    NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

    Tetra Pak Bidik Pasar Kelapa AS dan Eropa, Produk Turunan Jadi Andalan

    Tetra Pak Bidik Pasar Kelapa AS dan Eropa, Produk Turunan Jadi Andalan

    Eks Legislator China Dihukum Mati karena Suap Rp1,9 Triliun, Eksekusi Ditangguhkan

    Eks Legislator China Dihukum Mati karena Suap Rp1,9 Triliun, Eksekusi Ditangguhkan

    Thailand Perketat Pengawasan Turis Asing, Pelanggar Bisa Dideportasi

    Thailand Perketat Pengawasan Turis Asing, Pelanggar Bisa Dideportasi