Pariwisata NTT Mulai Normal Pascagempa, Kemenpar Siapkan Destinasi Baru

0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Aktivitas pariwisata di Nusa Tenggara Timur mulai kembali normal setelah gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Kondisi tersebut terutama terlihat di Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo. Pemerintah tetap mengutamakan keselamatan wisatawan selama proses pemulihan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memastikan aktivitas wisata di Labuan Bajo telah berjalan normal. Akses pelayaran menuju destinasi wisata juga kembali beroperasi. Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar telah dibuka setelah melalui asesmen keselamatan. Hingga 28 Agustus, tercatat 2.854 keberangkatan kapal dan 32.692 pergerakan wisatawan.

Pemulihan juga terlihat dari operasional sejumlah bandara di Flores. Bandara Komodo, Frans Seda, Aroeboesman, Soa Bajawa, Gewayantana, dan Frans Sales Lega telah kembali beroperasi. Sebanyak 29 desa wisata juga telah membuka kembali kunjungan wisatawan hingga 23 Agustus. Namun, 22 desa wisata lainnya masih tutup atau menunggu verifikasi.

Kemenpar tidak hanya fokus memulihkan destinasi yang terdampak gempa. Pemerintah juga mendorong pengembangan destinasi baru di luar Pulau Komodo dan Labuan Bajo. Pulau Kukusan, Pulau Kelor, dan Gua Rangko masuk dalam rencana pengembangan tersebut. Pemerintah berharap penambahan atraksi dapat memperluas manfaat ekonomi pariwisata.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyebut rata-rata lama tinggal wisatawan sekitar 2,8 hari. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut meningkat hingga tujuh hari. Pengembangan destinasi baru diharapkan memperpanjang kunjungan wisatawan di Labuan Bajo. Pemulihan tetap dilakukan bertahap dengan memperhatikan kondisi setiap destinasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    3 Maskapai Budget Korea Merger di Bawah Jin Air Mulai 2027, Jadi LCC Terbesar

    Tiga maskapai berbiaya rendah Korea Selatan sepakat bergabung di bawah merek Jin Air. Ketiganya adalah Jin Air, Air Busan, dan Air Seoul. Merger tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 17 Maret…

    Turis Membludak ke Korea Selatan Berkat K-Culture, Wisata Sejarah Masih Sepi

    Korea Selatan tengah menikmati lonjakan wisatawan asing yang didorong popularitas K-Pop dan budaya Korea. Namun, wisata sejarah kelam masih kesulitan menarik banyak pengunjung asing. Kondisi tersebut menciptakan kesenjangan antara popularitas…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Elon Musk Soroti Angka Kelahiran Singapura: “Manusia Sedang Menghilang”

    Elon Musk Soroti Angka Kelahiran Singapura: “Manusia Sedang Menghilang”

    Pariwisata NTT Mulai Normal Pascagempa, Kemenpar Siapkan Destinasi Baru

    Pariwisata NTT Mulai Normal Pascagempa, Kemenpar Siapkan Destinasi Baru

    Penelitian NASA Ungkap Jejak Matahari dalam Perubahan Iklim Bumi di Masa Lalu

    Penelitian NASA Ungkap Jejak Matahari dalam Perubahan Iklim Bumi di Masa Lalu

    Harga Minimum Saham Rp1 Masuk Tahap Uji Coba, BEI Targetkan Berlaku September

    Harga Minimum Saham Rp1 Masuk Tahap Uji Coba, BEI Targetkan Berlaku September

    AS Kerahkan USS Theodore Roosevelt ke Timur Tengah, Misi Hadapi Iran Berlangsung 7 Bulan

    AS Kerahkan USS Theodore Roosevelt ke Timur Tengah, Misi Hadapi Iran Berlangsung 7 Bulan

    3 Maskapai Budget Korea Merger di Bawah Jin Air Mulai 2027, Jadi LCC Terbesar

    3 Maskapai Budget Korea Merger di Bawah Jin Air Mulai 2027, Jadi LCC Terbesar