Pemerintah Klaim Telah Salurkan 1,6 Juta Ton Beras untuk Tekan Harga

0 0
Read Time:1 Minute, 8 Second

Pemerintah mengklaim telah menyalurkan sekitar 1,6 juta ton beras melalui berbagai program hingga akhir 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pasokan sekaligus menekan harga beras di tingkat konsumen.

Badan Pangan Nasional menyebut penyaluran tersebut mencakup bantuan pangan beras kepada masyarakat. Pemerintah menyiapkan total 997,3 ribu ton untuk bantuan pangan periode Juli hingga September. Program itu menjadi kelanjutan bantuan yang sebelumnya telah disalurkan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat.

Selain bantuan pangan, pemerintah menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP. Realisasi penjualan beras SPHP hingga akhir Juni mencapai 393,4 ribu ton. Beras tersebut dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi untuk membantu menjaga keterjangkauan masyarakat.

Bapanas menyatakan intervensi pemerintah turut membantu menjaga stabilitas harga beras. Pada Juni 2026, inflasi beras tercatat 0,45 persen secara bulanan dan 3,98 persen secara tahunan. Angka tersebut menunjukkan tekanan harga masih relatif terkendali dibandingkan periode tertentu sebelumnya.

Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok beras nasional tetap mencukupi kebutuhan masyarakat. Produksi beras Januari hingga Juni 2026 diproyeksikan mencapai 19,31 juta ton. Sementara kebutuhan konsumsi pada periode tersebut diperkirakan sekitar 15,48 juta ton.

Kebijakan penyaluran beras menjadi salah satu instrumen pemerintah menghadapi potensi kenaikan harga pangan. Selain menjaga harga konsumen, pemerintah juga berupaya mempertahankan harga gabah agar petani memperoleh perlindungan. Dengan pasokan yang cukup, pemerintah berharap stabilitas harga beras dapat dipertahankan hingga akhir tahun.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Industri pupuk Indonesia tengah mengalami perubahan besar. PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi mulai mengarahkan bisnis pada efisiensi, digitalisasi, diversifikasi, dan keberlanjutan. Langkah tersebut…

    Bisnis Kuliner Singapura Makin Berat, Gerai Lok Lok Milik Influencer Tutup

    Bisnis kuliner di Singapura kembali menghadapi tantangan. Fei Zhu Lok Lok, gerai jajanan milik influencer lokal Phyllis Seah, memutuskan menutup seluruh gerainya. Bisnis yang dirintis sejak 2021 itu akan berhenti…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia