Universitas Nusa Cendana atau Undana mengembangkan inkubator bisnis untuk mencetak wirausahawan muda. Fasilitas tersebut diresmikan Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale pada 17 Agustus 2026.
Inkubator Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana berada di lantai dasar gedung dekanat. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mendorong Undana menuju Entrepreneur University. Rektor berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi ruang pelayanan, tetapi aktif membina mahasiswa.
Menurut Jefri, kampus perlu menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja. Ia juga mendorong hasil penelitian dosen dan mahasiswa agar tidak berhenti sebagai laporan akademik. Riset tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan pasar.
Ketua Inkubator Bisnis FEB Undana Clarce Sarliana Maak mengatakan fasilitas tersebut dirancang menjembatani riset akademik. Saat ini sudah terdapat empat produk awal hasil kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Ke depan, inkubator akan melibatkan fakultas lain dengan potensi produk lokal.
Inkubator tersebut juga terbuka bagi mahasiswa aktif, alumni, dan pelaku UMKM masyarakat. Langkah ini memperluas ruang kolaborasi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi daerah. Sebelumnya, Undana juga menjalankan berbagai program untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan mahasiswa.
Melalui pengembangan inkubator bisnis, Undana ingin membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat. Kampus tidak hanya diarahkan menghasilkan pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Program tersebut diharapkan memperkuat daya saing mahasiswa sekaligus mendukung hilirisasi inovasi dan potensi lokal.







