Selama ini kita mengenal Bumi sebagai planet yang mengelilingi Matahari. Namun, secara fisika, gambaran tersebut sebenarnya perlu sedikit diperjelas. NASA menjelaskan bahwa benda langit saling mengorbit pusat massa bersama atau barycenter.
Dalam sistem Bumi-Matahari, barycenter berada sangat dekat dengan pusat Matahari. Penyebabnya adalah massa Matahari jauh lebih besar dibandingkan massa Bumi. Karena itu, pergerakan Matahari akibat tarikan Bumi sangat kecil. Sementara itu, Bumi bergerak mengelilingi barycenter tersebut.
Konsep barycenter berlaku untuk berbagai sistem benda langit. NASA menjelaskan bahwa Jupiter bahkan membuat barycenter dengan Matahari berada di luar permukaan Matahari. Posisi barycenter bergantung pada massa serta jarak antara benda-benda yang saling berinteraksi.
Meski demikian, bukan berarti pernyataan bahwa Bumi mengelilingi Matahari menjadi salah. NASA tetap menjelaskan revolusi Bumi mengelilingi Matahari sebagai bagian dari mekanika orbit. Gravitasi Matahari juga menjadi gaya utama yang mempertahankan planet-planet dalam orbitnya.
Jadi, fakta baru tersebut sebenarnya merupakan penyempurnaan cara memahami gerak Bumi. Bumi dan Matahari sama-sama bergerak mengelilingi pusat massa sistem. Dalam praktiknya, pengaruh gerak Matahari sangat kecil karena perbedaan massa keduanya.







