Socratea exorrhiza dikenal sebagai “pohon berjalan” karena memiliki akar penopang yang menjulur dari batang seperti kaki. Palem yang tumbuh di hutan hujan tropis Amerika Tengah dan Selatan ini kemudian dikaitkan dengan cerita bahwa dirinya mampu berpindah tempat untuk mencari cahaya. Bahkan, beredar klaim pohon tersebut dapat bergerak hingga 20 meter dalam setahun. Namun, apakah benar demikian?
Kisah itu memang sudah lama beredar dan sempat dikaitkan dengan teori bahwa akar baru tumbuh ke arah yang lebih menguntungkan, sementara akar lama di sisi berlawanan mati. Proses tersebut dianggap membuat batang perlahan bergeser. Namun, penelitian ahli ekologi tropis Gerardo Avalos yang diterbitkan pada 2005 tidak menemukan bukti bahwa batang Socratea exorrhiza benar-benar berpindah dari titik awal pertumbuhannya.
Yang sebenarnya terjadi adalah pertumbuhan dan pergantian akar penopang. Akar-akar tersebut membantu menopang batang yang tinggi sekaligus memberikan fondasi yang kuat pada lingkungan hutan yang tidak selalu stabil. Ketika sebagian akar mati dan akar baru tumbuh, bentuk sistem perakaran dapat berubah sehingga menciptakan kesan seolah-olah pohon sedang bergeser. Namun, perubahan tersebut tidak sama dengan perpindahan batang sejauh belasan meter.
Lantas, dari mana angka 20 meter per tahun berasal? Angka tersebut merupakan bagian dari cerita populer mengenai “walking palm” yang kemudian banyak disebarkan dalam tur hutan dan berbagai tulisan populer. Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan Socratea exorrhiza mampu berjalan sejauh itu. Studi yang mengamati struktur akarnya justru menyimpulkan bahwa batang tetap berada di lokasi tumbuhnya.
Jadi, Socratea exorrhiza tidak benar-benar berjalan 20 meter per tahun. Sebutan pohon berjalan lebih tepat dipahami sebagai julukan yang muncul dari bentuk akar dan proses pertumbuhannya yang unik. Meski tidak bisa berpindah seperti hewan, kemampuan membentuk akar penopang tersebut tetap menjadi salah satu adaptasi menarik yang membuat palem ini begitu unik di hutan tropis.







