NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

NASA resmi meluncurkan Nancy Grace Roman Space Telescope pada Minggu (30/8/2026). Teleskop tersebut meluncur menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Kennedy Space Center, Florida. Roman akan meneliti materi gelap, energi gelap, dan planet di luar tata surya. 

Peluncuran berlangsung pukul 07.26 waktu setempat atau sekitar pukul 18.26 WIB. Setelah terpisah dari roket, Roman memulai perjalanan menuju titik Lagrange 2 atau L2. Lokasi tersebut berada sekitar 1,6 juta kilometer dari Bumi. Perjalanan menuju orbit akhirnya diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan.

Roman memiliki bidang pandang setidaknya 100 kali lebih luas dibandingkan Hubble. Instrumen utamanya mampu memindai wilayah langit yang sangat luas menggunakan penglihatan inframerah. NASA memperkirakan teleskop tersebut dapat memetakan miliaran galaksi selama menjalankan misinya. Data itu membantu ilmuwan memahami struktur dan perkembangan alam semesta.

Salah satu target penting Roman adalah materi gelap yang tidak dapat diamati secara langsung. Keberadaannya diketahui melalui pengaruh gravitasi terhadap galaksi dan objek kosmik lainnya. Roman akan memanfaatkan gravitational lensing untuk memetakan distribusi materi tersebut. Pengamatan itu juga membantu ilmuwan menguji teori gravitasi pada skala kosmik.

Roman juga akan mencari eksoplanet menggunakan metode gravitational microlensing dan transit. NASA memperkirakan teleskop ini dapat menemukan ribuan planet baru. Instrumen coronagraph juga akan menguji teknologi untuk mengambil gambar langsung planet yang mengorbit bintang lain. Teknologi tersebut menjadi langkah penting bagi penelitian eksoplanet pada masa mendatang.

Misi utama Roman dirancang berlangsung selama lima tahun. NASA memiliki target memperpanjang operasinya hingga sekitar 10 tahun jika persediaan bahan bakar memungkinkan. Kehadiran Roman tidak menggantikan Hubble atau James Webb. Teleskop ini justru melengkapi keduanya dengan kemampuan survei langit yang jauh lebih luas.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Foto “Ubur-Ubur” di Mars Viral, Ini Penjelasan Ilmiah NASA Curiosity

    Foto aneh dari Mars kembali menjadi perhatian setelah menampilkan objek yang tampak seperti ubur-ubur. Gambar tersebut diambil rover Curiosity NASA pada 20 Agustus 2023. Foto itu baru ramai diperbincangkan setelah…

    Penelitian NASA Ungkap Jejak Matahari dalam Perubahan Iklim Bumi di Masa Lalu

    Penelitian terbaru yang didanai NASA mengungkap pengaruh Matahari terhadap iklim Bumi jauh lebih kompleks. Dua studi menelusuri sejarah Matahari dan hubungan tata surya dengan lingkungan antarbintang. Temuan tersebut membantu menjelaskan…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Korut Tolak Denuklirisasi, Klaim Senjata Nuklir Jadi Jaminan Kedaulatan

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

    Wisatawan Domestik Jeju Menurun, Rumor “Pulau Horor” Picu Kekhawatiran

    NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

    NASA Luncurkan Teleskop Roman, Bidik Materi Gelap hingga Ribuan Eksoplanet

    Tetra Pak Bidik Pasar Kelapa AS dan Eropa, Produk Turunan Jadi Andalan

    Tetra Pak Bidik Pasar Kelapa AS dan Eropa, Produk Turunan Jadi Andalan

    Eks Legislator China Dihukum Mati karena Suap Rp1,9 Triliun, Eksekusi Ditangguhkan

    Eks Legislator China Dihukum Mati karena Suap Rp1,9 Triliun, Eksekusi Ditangguhkan

    Thailand Perketat Pengawasan Turis Asing, Pelanggar Bisa Dideportasi

    Thailand Perketat Pengawasan Turis Asing, Pelanggar Bisa Dideportasi