Aliansi Mekkah Disebut Miliki 1,4 Juta Prajurit, Begini Gambaran Kekuatan Militernya

0 0
Read Time:58 Second

Pakta Pertahanan Bersama Mekkah menjadi sorotan setelah diumumkan oleh Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan. Perjanjian itu memperkuat kerja sama pertahanan ketiga negara. Kesepakatan ditandatangani di Mekkah pada Agustus 2026. Pakta tersebut mengadopsi prinsip pertahanan kolektif terhadap ancaman bersenjata.

Kekuatan militer gabungan ketiga negara diperkirakan mencapai sekitar 1,4 juta personel aktif. Jumlah itu berasal dari angkatan bersenjata masing-masing negara. Armada udaranya diperkirakan melampaui 3.400 pesawat militer. Ketiga negara juga memiliki ratusan helikopter tempur. Selain itu, mereka mengoperasikan ribuan kendaraan lapis baja serta ratusan kapal perang.

Turkiye dikenal memiliki industri pertahanan yang berkembang pesat. Negara itu memproduksi drone tempur Bayraktar dan berbagai kendaraan militer modern. Arab Saudi mempunyai anggaran pertahanan terbesar di kawasan Timur Tengah. Pakistan menjadi salah satu negara berkekuatan nuklir dengan pengalaman panjang dalam operasi militer. Kombinasi tersebut memperkuat kemampuan pertahanan aliansi baru itu.

Pakta Mekkah berbeda dengan Islamic Military Counter Terrorism Coalition atau IMCTC. IMCTC merupakan koalisi antiteror yang dipimpin Arab Saudi sejak 2015. Organisasi itu kini beranggotakan lebih dari 40 negara Muslim. Fokus utamanya adalah pemberantasan terorisme melalui kerja sama militer, pelatihan, komunikasi, dan pencegahan pendanaan terorisme. Sementara Pakta Mekkah merupakan perjanjian pertahanan kolektif antara tiga negara.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang tiga tanker minyak mentah Iran pada Sabtu (5/9/2026). Serangan tersebut dilakukan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah…

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Hubungan Jepang dan Rusia kembali memanas setelah sebuah monumen perang kontroversial diresmikan di Khabarovsk, Rusia Timur Jauh. Monumen tersebut dibuat untuk memperingati kemenangan Uni Soviet atas Jepang dan berakhirnya Perang…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia