Kans Pembukaan Selat Hormuz Makin Tipis, Harga Minyak Melejit Dekati US$90

0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Harga minyak dunia kembali menguat setelah peluang pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai semakin kecil. Pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, harga minyak mentah Brent naik sekitar 1 persen menjadi US$89,81 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 1,1 persen ke US$84,08 per barel. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Sentimen pasar memburuk setelah terjadi serangan terhadap kapal di Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb. Iran juga menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga tuntutannya terkait penyelesaian konflik dengan Amerika Serikat dipenuhi. Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz turun menjadi hanya delapan kapal dalam sehari. Angka tersebut jauh di bawah kondisi normal yang mencapai sekitar 125 hingga 140 kapal setiap hari.

Laporan terbaru International Energy Agency (IEA) menyebut peluang pembukaan kembali Selat Hormuz masih belum terlihat. Lembaga tersebut kembali memangkas proyeksi pasokan minyak global pada 2026 menjadi sekitar 102,02 juta barel per hari. IEA menilai konflik yang berlanjut di Timur Tengah akan memperdalam defisit pasokan minyak dunia. Sementara itu, U.S. Energy Information Administration (EIA) memperkirakan sebagian produksi minyak di kawasan tersebut tetap terganggu hingga akhir 2027.

Ketidakpastian di Selat Hormuz terus menjadi perhatian pelaku pasar karena jalur tersebut merupakan salah satu rute pengiriman minyak terpenting di dunia. Sekitar seperlima perdagangan minyak global biasanya melewati selat tersebut. Apabila gangguan terus berlanjut, harga minyak diperkirakan tetap berada pada level tinggi dan berpotensi mendekati atau bahkan menembus US$90 per barel. Kondisi ini juga dapat meningkatkan biaya energi, transportasi, dan logistik di berbagai negara yang bergantung pada pasokan minyak dari Timur Tengah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
  • Related Posts

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Industri pupuk Indonesia tengah mengalami perubahan besar. PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi mulai mengarahkan bisnis pada efisiensi, digitalisasi, diversifikasi, dan keberlanjutan. Langkah tersebut…

    Bisnis Kuliner Singapura Makin Berat, Gerai Lok Lok Milik Influencer Tutup

    Bisnis kuliner di Singapura kembali menghadapi tantangan. Fei Zhu Lok Lok, gerai jajanan milik influencer lokal Phyllis Seah, memutuskan menutup seluruh gerainya. Bisnis yang dirintis sejak 2021 itu akan berhenti…

    Average Rating

    5 Star
    0%
    4 Star
    0%
    3 Star
    0%
    2 Star
    0%
    1 Star
    0%

    You Missed

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    AS Hancurkan 3 Tanker Minyak Iran, Kirim Pesan Keras ke IRGC

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Bandara Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB, Imbas Erupsi Anak Krakatau

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Pakar: Erupsi 4 Gunung Api di Indonesia Tak Saling Berkaitan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Kejar Produktivitas Menuju Bisnis Berkelanjutan

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Jepang-Rusia Memanas Gara-gara Monumen Perang Kontroversial di Khabarovsk

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia

    Ashford Castle, Kastil 800 Tahun yang Dinobatkan Hotel Tercantik di Dunia